Ichigo Kurosaki - Bleach 5
Posted by : carl prayogi Senin, 04 November 2013

Yuk sekarang kita belajar teks eksposisi



Paragraf Eksposisi adalah paragraf yang bertujuan untuk menjelaskan dan menerangkan sesuatu permasalahan kepada pembaca agar pembaca mendapat gambaran yang sejelas-jelasnya tentang sesuatu permasalahan yang dimaksud pengarang.




ciri - ciri dari paragraf ekposisi / ekspositif  :

- bersifat nonfiksi/ilmiah
- berdasarkan fakta
- berusaha menjelaskan tentang sesuatu
- gaya tulisan bersifat informatif
- fakta dipakai sebagai alat kontribusi
- fakta dipakai sebagai alat konkritasi
- tidak bermaksud mempengaruhi

Setelah mengetahui ciri - cirinya, kita masuk kepada langkah - langkah membuat paragraf eksposisi.
Pertama, menentukan topik,
Kedua, menentukan tujuan,
Ketiga memilih data, keempat membuat kerangka sesuai dengan topik
Kelima mengembangkan kerangka atau menulis paragraf.
Langkah Terakhir yaitu : menyunting paragraf yakni, mencermati penggunaan ejaan, pilihan kata, dan susunan antarkalimat agar menjadi koheren dan kohesi.


dalam paragraf eksposisi dikenal juga pola pengembangan paragraf ekspositif. diantaranya sbb:
  • – pola umum-khusus (deduksi)

  • Adalah paragraf yang dimulai dari hal –hal yang bersifat umum kemudian menjelaskan dengan kalimat –kalimat pendukung yang khusus

  • - pola khusus-umum (induksi)
  • Adalah paragraf yang dimulai dari hal-hal yang bersifat khusus kemudian menjelaskan dengan kalimat-kalimat yang bersifat umum. 
  • - pola perbandingan
  • Adalah paragraf yang membandingkan dengan hal yang lain, berdasarkan unsur kesamaan dan perbedaan, kerugian dengan keuntungan, kelebihan dengan kekurangan. Kata hubung (jika dibandingkan dengan, seperti halnya,demikian juga, sama dengan,selaras dengan,sesuai dengan)

  • - pola pertentangan/kontras
  • Adalah paragraf yang mempertentangkan dengan gagasan lain. Kata hubung (biarpun, walaupun,berbeda,berbeda dengan, akan tetapi, sebaliknya, melainkan, namun, meskipun begitu

  • - pola analogi
  • Adalah paragraf yang menunjukkan kesamaan-kesamaan antara dua hal yang berlainan kelasnya tetapi tetap memperhatikan kesamaan segi /fungsi dari kedua hal tadi sebagai ilustrasi

  • - pola pengembangan proses
  • Adalah pola pengembangan paragraf yang ide pokok paragrafnya disusun berdasarkan urutan proses terjadinya sesuatu.

  • - pola pengembangan klasifikasi.
  • Adalah pola pengembangan paragraf dengan cara mengelompokkan barang-barang yang dianggap mempunyai kesamaan-kesamaan tertentu. 
  • - pola pengembangan contoh/ilustrasi
  • Adalah paragraf yang berfungsi untuk memperjelas suatu uraian, khususnya uraian yang bersifat abstrak. Kata penghubung (contohnya, umpamanya,misalnya)

  • - pola pengembangan difinisi
  • Adalah paragraf yang berupa pengertian atau istilah yang terkandung dalam kalimat topik memerlukan penjelasan panjang lebar agar tepat maknanya dilengkapi oleh pembaca.

  • - pola sebab akibat
  • Adalah pola pengembangan dimana sebab bisa bertindak sebagai gagasan utama, sedangkan akibat sebagai perincian pengembangannya. Atau sebaliknya, akibat sebagai gagasan utama, sedangkan untuk memahami sepenuhnya akibat itu perlu dikemukakan sejumlah sebab sebagai perinciannya.   


    ciri - ciri dari paragraf ekposisi / ekspositif  :

    - bersifat nonfiksi/ilmiah
    - berdasarkan fakta
    - berusaha menjelaskan tentang sesuatu
    - gaya tulisan bersifat informatif
    - fakta dipakai sebagai alat kontribusi
    - fakta dipakai sebagai alat konkritasi
    - tidak bermaksud mempengaruhi

    Setelah mengetahui ciri - cirinya, kita masuk kepada langkah - langkah membuat paragraf eksposisi.
    Pertama, menentukan topik,
    Kedua, menentukan tujuan,
    Ketiga memilih data, keempat membuat kerangka sesuai dengan topik
    Kelima mengembangkan kerangka atau menulis paragraf.
    Langkah Terakhir yaitu : menyunting paragraf yakni, mencermati penggunaan ejaan, pilihan kata, dan susunan antarkalimat agar menjadi koheren dan kohesi.


    dalam paragraf eksposisi dikenal juga pola pengembangan paragraf ekspositif. diantaranya sbb:
    • – pola umum-khusus (deduksi)

    • Adalah paragraf yang dimulai dari hal –hal yang bersifat umum kemudian menjelaskan dengan kalimat –kalimat pendukung yang khusus

    • - pola khusus-umum (induksi)
    • Adalah paragraf yang dimulai dari hal-hal yang bersifat khusus kemudian menjelaskan dengan kalimat-kalimat yang bersifat umum. 
    • - pola perbandingan
    • Adalah paragraf yang membandingkan dengan hal yang lain, berdasarkan unsur kesamaan dan perbedaan, kerugian dengan keuntungan, kelebihan dengan kekurangan. Kata hubung (jika dibandingkan dengan, seperti halnya,demikian juga, sama dengan,selaras dengan,sesuai dengan)

    • - pola pertentangan/kontras
    • Adalah paragraf yang mempertentangkan dengan gagasan lain. Kata hubung (biarpun, walaupun,berbeda,berbeda dengan, akan tetapi, sebaliknya, melainkan, namun, meskipun begitu

    • - pola analogi
    • Adalah paragraf yang menunjukkan kesamaan-kesamaan antara dua hal yang berlainan kelasnya tetapi tetap memperhatikan kesamaan segi /fungsi dari kedua hal tadi sebagai ilustrasi

    • - pola pengembangan proses
    • Adalah pola pengembangan paragraf yang ide pokok paragrafnya disusun berdasarkan urutan proses terjadinya sesuatu.

    • - pola pengembangan klasifikasi.
    • Adalah pola pengembangan paragraf dengan cara mengelompokkan barang-barang yang dianggap mempunyai kesamaan-kesamaan tertentu. 
    • - pola pengembangan contoh/ilustrasi
    • Adalah paragraf yang berfungsi untuk memperjelas suatu uraian, khususnya uraian yang bersifat abstrak. Kata penghubung (contohnya, umpamanya,misalnya)

    • - pola pengembangan difinisi
    • Adalah paragraf yang berupa pengertian atau istilah yang terkandung dalam kalimat topik memerlukan penjelasan panjang lebar agar tepat maknanya dilengkapi oleh pembaca.

    • - pola sebab akibat
    • Adalah pola pengembangan dimana sebab bisa bertindak sebagai gagasan utama, sedangkan akibat sebagai perincian pengembangannya. Atau sebaliknya, akibat sebagai gagasan utama, sedangkan untuk memahami sepenuhnya akibat itu perlu dikemukakan sejumlah sebab sebagai perinciannya.
       


    Struktur teks eksposisi:


    a. Tesis ( Pembuka)

    b. Argumentasi (Isi)

    c. Penegasan (Penutup)

    Ok, itu dia tentang Teks Eksposisi, jangan lupa komennya ya all.

    Leave a Reply

    Give your advice, Thanks

    Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

    - Copyright © Blog Paling Seru - Hatsune Miku - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -